It’s just a tool

08Jun07

“Mas, kalo udah ada web site-nya, kita ini yang jadi masalah adalah kapasitas (produksi)”, begitu kira2 keluh kesah seorang pengrajin rajut di Binong Jati, Bandung kepada saya dalam kunjungan untuk membicarakan situs UKM yang akan kami (galih, saya, igun) buat. Memang sudah sejak awal kami menyadari bahwa sebuah situs hanya sebagai sarana untuk membuka akses pasar sentra rajut Binong Jati yang selama ini terbatas hanya di pasar Tanah Abang. Masih banyak persoalan lain yang harus dibenahi untuk menambah daya saing sentra UKM tadi. Teknologi informasi seperti situs tadi bukanlah solusi total untuk segala permasalahan. Setelah akses pasar dan kapasitas bisa diatasi, masih ada permasalahan kualitas produk dan manajerial yang harus diatasi, belum lagi permasalahn sosio kultural di sekitar sentra industri yang secara tidak langsung memengaruhi jalannya usaha.

Fenomena sehari-hari di sekitar kita justru kadang berkata lain. Teknologi informasi sering dijadikan sebagai sebuah tujuan pencapaian, bukan sebagai alat untuk memperbaiki kinerja. Contoh gamblang adalah pembagian laptop kepada anggota DPR yang telah lalu. Untuk apa bapak-bapak disana yang menggunakan laptop hanya untuk mengetik dan browsing membutuhkan laptop seharga Rp 20 juta ?. Kejadian serupa sering terjadi di sekitar kita. Perusahaan-perusahaan di Indonesia sering mengebu-gebu untuk menerapkan Enterprise Resource Planning (ERP), Sistem MSDM, mengadakan proyek integrasi sistem dan lain-lain, namun lupa untuk merubah budaya perusahaannya. Sehingga akhirnya utilisasi sistem tidak optimal.

Mungkin benar kata Einstein,”Imajinasi lebih berarti daripada ilmu pasti”. Imajinasi menimbulkan mimpi yang kemudian menjadi visi. Lalu, ilmu pasti atau sains menjadi sarananya untuk mencapai mimpi tadi. Teknologi informasi dan teknologi lainnya adalah hasil dari aplikasi sains. Keduanya adalah alat untuk mencapai mimpi atau tujuan kita. So, sains dan teknologi tak akan merubah apapun jika berada di tangan orang tanpa mimpi dan visi. Nah, lalu, sudahkan anda berani bermimpi dan membentuk visi ? atau jangan-jangan mimpi anda tertutup kepentingan jangka pendek untuk bertahan hidup ?

Advertisements


No Responses Yet to “It’s just a tool”

  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s


%d bloggers like this: