MRA

29May07

MRA itu singkatan dari Miranda Risang Ayu. Beliau adalah salah satu penulis favorit saya sejak SMA. Pertama kali membaca tulisannya di rubrik favorit saya, Resonansi harian umum Republika. Bersama dengan Zaim Ukhrowi, tulisannya selalu saya tunggu setiap koran Republika hadir di ruang tamu rumah. Usaha untuk berebut siapa yang membaca koran pertama kali setiap pagi dengan ayah tercinta serasa lunas terbayar ketika membaca susunan kata-kata indah namun lugas karya MRA. Kali ini saya tidak perlu lagi menunggu untuk membaca tulisannya, karena berhasil menemukan kumpulan tulisannya di sini. Hasil dari blog walking ke blog seorang sahabat.

Kesukaan saya dengan tulisan mbak Miranda tentu bukan karena foto cantik kecil di pojok kiri kolom Resonansi :-D. Gaya bahasa yang menyentuh namun sederhana dan tidak njlimet, ruwet merupakan salah satu faktor rasa suka saya. Meskipun terkadang topik tulisannya cukup berat, tapi MRA seakan tidak terjebak untuk menulis dengan kata-kata rumit yang sulit untuk dimengerti orang awam seperti saya. Gaya kontemplatifnya tidak membawanya berkata-kata dengan bahasa melangit, atau kalau orang jawa bilang, ndakik-ndakik ndak karuan.

Salah satu pelajaran yang saya petik dari hobi menikmati tulisannya MRA adalah mengenai kritik yang berpihak namun tidak menghakimi. Tulisannya yang berisi kritik terhadap fenomena sosial, seperti goyang Inul dan pergaulan bebas, tidak terasa sebagai dogma untuk memvonis hitam dan putih. Kritiknya mendorong kita untuk ikut berkontemplasi dengan membandingkan dengan nilai-nilai ideal yang dipegangnya. Cara cerdas untuk mengatakan kebenaran dengan kebijaksanaan dalam rujukan yang jelas. Bukan kebijaksanaan yang relatif dan menganggap kebenaran ada dalam segala hal, sehingga akhirnya berakhir dalam posisi bayang-bayang ketidakjelasan.

Advertisements


4 Responses to “MRA”

  1. 1 trian

    wah, blog MRA kan sudah sy link sejak dari dulu miff.. :p

    FYI, yg kelola blog itu bukan MRA sendiri.

  2. 2 miff

    lah sy kalo ngliat blog sampeyan, udah pusing duluan. tulisannya makin berat aje…beda lah ya kalo gaulnya udah ama penulis2 jempolan.he3x

  3. 3 Agung

    1 Juni Mif… Dateng ya
    Eh, btw konsep J.Co apaan ya??
    Monggo dilink

  4. Hihihi… iya bukan MRA sendiri, tapi fans beratnya tuh 😉 Tapi MRA dijamin ikut senantiasa memantau kok. Insya Allah, katanya, setelah kesibukan studi S3-nya selesai, blog Pojok Kanayakan akan mendapatkan banyak tulisannya. Doakan saja studinya lancar dan cepat selesai 🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s


%d bloggers like this: