Posts Tagged ‘Coret-coret’

Lagi pengen nyari-nyari tulisannya Mustofa Bisri. Eh, malah nyantol di blognya mbak Helvy Tiana Rosa. Ternyata mbak Helvy lagi abis merayakan milad pernikahannya yang ke 13. Nah, beberapa tulisan terakhirnya di blog tersebut bertema nostalgia pernikahannya. Salah satunya berjudul Mahar.
Dalam tulisan Mahar itu, mbak Helvy menceritakan tentang seorang sahabatnya yang meminta tanggapan mbak Helvy untuk [...]


“Mas, kalo udah ada web site-nya, kita ini yang jadi masalah adalah kapasitas (produksi)”, begitu kira2 keluh kesah seorang pengrajin rajut di Binong Jati, Bandung kepada saya dalam kunjungan untuk membicarakan situs UKM yang akan kami (galih, saya, igun) buat.


Spesialisasi

30May07

Hari rabu nan indah, ngga ada kerjaan di “kantor” tercinta, plus suasana bandung yang dingin dan berangin, membuat kegiatan blog walking saya semakin intens saja. Cukup banyak saya menyambangi blog hari ini. Mengamati tulisan demi tulisan dalam berbagai blog tersebut, membuat saya bisa mengategorikan tulisan-tulisan itu dalam dua jenis, tulisan bersifat umum dan tulisan terperinci.


MRA

29May07

MRA itu singkatan dari Miranda Risang Ayu. Beliau adalah salah satu penulis favorit saya sejak SMA. Pertama kali membaca tulisannya di rubrik favorit saya, Resonansi harian umum Republika. Bersama dengan Zaim Ukhrowi, tulisannya selalu saya tunggu setiap koran Republika hadir di ruang tamu rumah. Usaha untuk berebut siapa yang membaca koran pertama kali setiap pagi [...]


Konsisten

31Mar07

Suatu hari, saya ngobrol-ngobrol sama temen2 yang kebetulan satu SMA. Obrolan ringan itu nyangkut ke cerita2 kehidupan mahasiswa para pengurus unit kerohanian waktu kita SMA. Ternyata kehidupan mereka terkadang sangat bertolak belakang dengan “seruan-seruan” mereka dahulu. Ada penggedenya yang masuk ke jurusan Kehutanan UGM, eh, malah bener2 jadi orang hutan. Ada yang dulu menjaga pergaulan, [...]


Tahlilan

28Feb07

Kemaren sabtu,24 Februari 2006, saya harus melayat ke tempat nenek di Magetan, Jawa Timur. Ya, nenek saya baru saja meninggal dengan sangat tenang, tanpa sakit dan penderitaan. Seperti orang tertidur setelah lelah menjalani kehidupan yang telah lama dilakoni. Alhasil, karena di daerah sono kebiasaan tahlilan masih dilestarikan dengan baik maka terpaksa saya mengikuti ritual budaya [...]